Men.On.Pause

Wangsit Firmantika

Foto oleh Jin Panji dan tim

Foto oleh Jin Panji dan tim

Foto oleh Jin Panji dan tim

Foto oleh Jin Panji dan tim

Foto oleh Jin Panji dan tim

Foto oleh Jin Panji dan tim

Men.On.Pause

2019

Fashion collage, mixed media

Variable dimensions


(ENG) The selection of men's clothes in department stores and shopping centers tend to be limited to shirts and pants, of certain shapes and colors, which makes our society often ridicule men who wear clothes out of the ordinary, even though men as individuals have a great variety of styles and preferences. The artist is disturbed by the limited clothing clothes and styles available to men, which makes him feel unrepresented and unfree to express himself. For Fashion ForWords, the artist collaborated with his mother, Maria Indrawati (Tan Lil Lian), to tear apart men's clothes that he’d found in various shops, and combined them with other elements, such as frills and stuffed animals, to question and expand the notions of masculinity in society.


(IND) Persediaan pilihan baju laki-laki di pusat perbelanjaan dan toko-toko sangat tidak beragam dan mengelu-elukan maskulinitas tradisional. Hal ini membuat banyak sekali laki-laki merasa tidak terwakili gaya berpakaiannya, karena perawakan, kepribadian, maupun bentuk badannya. Seniman merasa terusik karena terbatasnya pilihan pakaian laki-laki, dan ia merasa tidak bebas untuk berekspresi. Terkadang badannya berseru untuk mencoba hal-hal di luar pakem-pakem maskulinitas di masyarakat. Seniman berkolaborasi dengan ibunya, Maria Indrawati (Tan Lil Lian), untuk mengobrak-abrik dan membentuk ulang baju-baju dari beberapa toko pakaian yang ada di pusat-pusat perbelanjaan. Baju-baju itu kemudian mereka interupsi kemaskulinannya, dan mereka membuatnya menjadi koleksi sportswear yang biasanya identik dengan maskulinitas, tapi dalam karya ini menjadi sangat mentereng.

Eliza Handayani